
Dua founder muda.
Satu keberanian untuk membantu bisnis bertumbuh.
Berawal dari keresahan terhadap tantangan digital yang dihadapi pelaku bisnis di Padang, Aliyah dan Laellatul Husna memberanikan diri membangun Ranah Web Studio.
Melihat masalah.
Memilih ikut membantu.
Ranah Web Studio lahir di Padang dari gagasan Aliyah dan Laellatul Husna, dua founder berlatar belakang teknologi informasi yang melihat banyak pelaku bisnis memiliki potensi besar, tetapi belum memanfaatkan ruang digital secara optimal.
Pada awalnya Ranah berfokus pada pembuatan website. Seiring berkembangnya kebutuhan klien, layanan Ranah ikut bertumbuh mencakup sistem bisnis, pengelolaan media sosial, dan solusi digital lainnya. Dalam perjalanannya, kedua founder juga dibantu oleh tim Ranah dengan keahlian yang saling melengkapi.
Meski masih menjadi usaha yang terus bertumbuh, Ranah menjaga proses kerja yang profesional dan terarah. Tujuannya adalah membantu UMKM Padang dan Indonesia memanfaatkan teknologi untuk berkembang serta menjangkau pasar yang lebih luas.
Usaha resmi yang didirikan dan dimiliki oleh kedua founder untuk menaungi seluruh layanan serta kerja sama Ranah.
Berangkat dari keresahan.
Dibangun dengan keberanian.
Dua anak muda asal Padang yang percaya bahwa teknologi dapat membuka peluang lebih besar bagi UMKM.


Laellatul Husna
Founder Lihat LinkedIn Laellatul ↗Pahami konteks.
Solusi dimulai dari tujuan dan cara kerja bisnismu.
Jelas prosesnya.
Lingkup, tahapan, dan waktu review disepakati bersama.
Kerja bareng.
Ada ruang untuk diskusi dan evaluasi sepanjang proses.
Pahamin.
Rancangin.
Kerjain.
Kami mulai dari bisnismu.
Lalu menentukan apa yang perlu dibangun.
Dengar dulu.
Pahami kebutuhan.
Kenali bisnis, pelanggan, tujuan, dan hal yang selama ini bikin pekerjaan terasa rumit.
Susun arah.
Tentukan prioritas.
Terjemahkan kebutuhan menjadi rencana yang jelas: lingkup, konten, fitur, dan tahapan kerja.
Bangun, review,
lalu jalankan.
Kerjakan solusi, evaluasi bersama, dan pastikan pihak terkait memahami cara menggunakannya.
Ada yang ingin
kamu akalin?
Ceritakan bisnismu. Kita cari langkah digital yang paling masuk akal untuk kamu mulai.
Cerita kebutuhanmu Tidak harus tahu semua jawabannya dulu.